Full width home advertisement

Memuat berita...

Post Page Advertisement [Top]

Kabar duka datang dari dunia transportasi logistik di wilayah Garut. Seorang pria paruh baya yang berprofesi sebagai sopir truk ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Kejadian ini sontak menggegerkan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas di area tersebut.

Identitas korban diketahui bernama Ira, seorang pria berusia 45 tahun. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ira merupakan warga asli Kampung Bangkewong, Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sehari-harinya menggantungkan hidup di jalanan.

Jasad korban ditemukan di dalam kabin truk yang dikemudikannya sendiri. Posisi jasad saat ditemukan berada di bagian bangku belakang sopir dengan kondisi telungkup. Truk tersebut sedang dalam posisi terparkir di pinggir jalan raya Cikajang-Cisurupan, tepatnya di Kecamatan Cisurupan.

Penemuan ini terjadi pada Selasa pagi, 24 Februari. Lokasi spesifik kejadian berada di Kampung Bator, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan. Saksi mata yang pertama kali melihat kondisi korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti.

Kapolsek Cisurupan, AKP Julius Siswantoro, mengonfirmasi adanya laporan penemuan mayat tersebut. Pihak kepolisian segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban guna pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis dan kepolisian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ada luka akibat benda tajam maupun benda tumpul yang mengarah pada dugaan tindakan kriminal atau penganiayaan.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, AKP Julius menyebutkan bahwa korban sempat berkomunikasi dengan saksi. Dalam komunikasi tersebut, Ira sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya yang sedang menurun atau merasa "tidak enak badan" kepada rekan atau saksi di lokasi.

Karena merasa kurang sehat, korban memutuskan untuk menepi dan beristirahat sejenak di dalam kabin truknya. Namun, setelah beberapa waktu berlalu tanpa ada kabar atau pergerakan, saksi merasa khawatir dan memutuskan untuk mengecek kondisi korban di dalam kendaraan.

Ketakutan saksi terbukti benar saat mendapati Ira sudah tidak bernyawa di posisi tempatnya beristirahat. Kabar ini pun segera disampaikan kepada pihak keluarga di Bungbulang. Suasana duka langsung menyelimuti keluarga besar korban setelah menerima informasi tersebut.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan ikhlas atas kepergian korban. Mereka juga secara resmi menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad Ira dan telah menandatangani surat pernyataan tidak berkeberatan atas kejadian ini.

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib