Ciamis Diberondong 11 Titik Karhutla: Puntung Rokok dan Pembakaran Sampah Jadi Bencana!

KRP-Red/CIAMIS Puncak musim kemarau di Kabupaten Ciamis kian menunjukkan sisi ganasnya. Ancaman bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kini berubah menjadi kenyataan pahit yang mengintai warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat gelombang ancaman yang mencekam: sedikitnya 11 titik api meletup dan melahap berbagai sudut wilayah sepanjang bulan ini.

Peta rawan bencana menggambarkan kepungan api yang meluas tanpa ampun. Di wilayah selatan, titik api terdeteksi menjalar dari Pamarican, Banjaranyar, hingga Banjarsari. Tak berhenti di sana, amukan si jago merah juga membentang menembus kawasan utara, meneror Panawangan, Cihaurbeuti, hingga Panumbangan.

Namun, fakta pahit terkuak di balik kobaran api tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menegaskan bahwa rentetan petaka ini bukan sekadar ulah alam semata, melainkan murni dipicu oleh faktor kecerobohan dan kelalaian fatal dari masyarakat sendiri.

"Ada 11 titik dan penyebabnya itu rata-rata dari ketidak sengajaan. Puntung rokok, ada yang warga bakar-bakar sampah... Untuk masyarakat di manapun berada, mau di hutan ataupun di kebun, tidak membakar sampah sembarangan! Sampah benar-benar untuk dipilah, tidak boleh dibakar, tidak buang puntung rokok sembarangan, tidak main-main dengan api," tegas Ani Supiani saat memberikan peringatan keras di lapangan.

Kecerobohan kecil berupa leparan puntung rokok yang masih bernyala serta kebiasaan membakar sampah di tempat terbuka berubah menjadi bahaya laten di tengah jerami dan dedaunan kering yang mudah menyala.

Menghadapi ancaman yang terus membesar, BPBD Ciamis langsung memperketat benteng pertahanan. Sinergi lintas sektor diperkuat tanpa kompromi, melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Perum Perhutani, Cabang Dinas Kehutanan, hingga armada pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis.

Pertempuran menundukkan si jago merah di medan terik juga dibantu oleh curahan tenaga para relawan tangguh. Personel Tagana, PMI, hingga Forum Relawan Ciamis Selatan bahu-membahu menembus asap pekat demi memadamkan potensi bencana yang bisa meluas kapan saja.

BPBD Ciamis kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan warga untuk menyetop total aktivitas pembakaran sampah di area kebun maupun batas hutan. Kunci utama keselamatan daerah kini berada penuh di tangan kesadaran dan disiplin masyarakat—sebab satu percikan api kecil dari kecerobohan sanggup melumatkan masa depan lingkungan di tengah gersangnya puncak kemarau.
Previous Post Next Post