BERITA
Memuat berita...

Lusant Hadirkan “Dunia Seakan Pulang”, Kisah Tentang Merelakan dan Berdamai dengan Perpisahan

https://cdn-rcafm.asooy.web.id/assets/image/pqxqtvut9ki-hd-1-.jpg

Mitra, setelah memperkenalkan karakter musikalnya melalui single debut “Tak Pernah Jadi Rumah”, Lusant kembali dengan rilisan terbaru berjudul “Dunia Seakan Pulang”. Single kedua ini menjadi bagian dari perjalanan menuju EP perdana “Cerita Luka”, sebuah karya yang mengeksplorasi berbagai sisi emosi manusia—mulai dari kehilangan, kerinduan, penerimaan, hingga proses penyembuhan.

Melalui “Dunia Seakan Pulang”, Lusant mengajak pendengar menyelami kisah tentang seseorang yang masih berarti, namun harus dilepaskan karena keadaan dan takdir membawa keduanya ke arah yang berbeda. Mitra, lagu ini tidak bercerita tentang upaya mengembalikan hubungan yang telah berakhir, melainkan tentang keberanian menerima kenyataan, mengikhlaskan perpisahan, dan tetap mencintai dengan tulus meski tak lagi berjalan berdampingan.

Dengan balutan emotional pop yang hangat dan lirik puitis, lagu ini menjadi ruang refleksi bagi siapa saja yang pernah kehilangan seseorang yang begitu berarti. Bahwa tidak semua kisah cinta harus berakhir dengan kebersamaan, tetapi setiap pertemuan tetap meninggalkan makna dalam perjalanan hidup.

«“Terkadang, mencintai seseorang juga berarti menerima bahwa tidak semua cerita harus berakhir dengan kebersamaan. Lagu ini tentang menerima, mengikhlaskan, dan tetap berharap seseorang yang pernah berarti dapat menemukan kebahagiaannya.”
— Lusant»

Mitra, “Dunia Seakan Pulang” juga menjadi kelanjutan emosional dari “Tak Pernah Jadi Rumah”. Jika karya sebelumnya menggambarkan awal dari sebuah luka, rilisan terbaru ini merepresentasikan fase ketika seseorang mulai belajar berdamai dengan kenyataan dan memahami bahwa sesuatu yang dicintai tidak selalu harus tetap dimiliki.

Melalui EP “Cerita Luka”, Lusant ingin menghadirkan perjalanan emosional yang dekat dengan pengalaman banyak orang. Bukan sekadar tentang patah hati, tetapi tentang bagaimana manusia belajar menerima kehilangan, bertumbuh, dan perlahan menemukan kembali harapan.

Dalam proses produksinya, Lusant berkolaborasi dengan tim kreatif yang memiliki visi serupa dalam menghadirkan karya yang jujur dan emosional. “Dunia Seakan Pulang” ditulis oleh Winsten H, diproduseri dan diaransemen oleh Double D, dengan Phil Jordan pada bass. Proses mixing dan mastering ditangani oleh Yoga Patria (Nineball), sementara identitas visual diperkuat melalui artwork oleh Afriani K dan fotografi oleh Yudi Adrian.

Mitra, melalui “Dunia Seakan Pulang”, Lusant tidak hanya menghadirkan sebuah lagu, tetapi juga sebuah ruang untuk berhenti sejenak, mengenang, menerima, dan belajar bahwa terkadang bentuk cinta yang paling tulus adalah mampu mendoakan seseorang untuk bahagia, meski tidak lagi bersama.
Previous Post Next Post