BERITA
Memuat berita...

Dendam Berd4rah Empat Tahun: Duka Menggema Saat Rekonstruksi Pembvnvhan Linmas di Banjar Peragakan 49 Adegan

KRP-RED/KOTA BANJAR 
Suasana tegang dan haru menyelimuti reka ulang tragedi berdarah yang merenggut nyawa Asep, seorang anggota Linmas sekaligus pengatur lalu lintas di Simpang Tiga Dobo, Kota Banjar. Sebanyak 49 adegan diperagakan oleh Polres Banjar untuk menyibak tabir pembunuhan berencana yang begitu keji. Di tengah gumpalan ratusan warga yang menyemut di lokasi kejadian, jerit tangis histeris keluarga pecah tak terbendung. Sang istri bahkan roboh dan pingsan ketika menyaksikan kembali detik-detik mengenaskan saat belahan jiwanya dihabisi secara brutal. Dengan dingin, tersangka Sarif alias Uup memperagakan rangkaian penyiksaan sadis menggunakan pisau dan sebatang kayu hingga korban tak bernyawa.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Pramono Adi, mengungkapkan bahwa aksi nekat ini dipicu oleh kobaran dendam dan sakit hati yang telah dipendam pelaku selama empat tahun akibat kerap diejek saat bekerja bersama. Meski tidak ditemukan fakta baru yang signifikan, adegan tambahan dalam rekonstruksi tersebut makin mempertegas adanya niat serta persiapan matang sebelum pembunuhan dilakukan. Pelaku bahkan telah menyiapkan pisau dari rumah dan sempat melarikan diri ke Bandung sebelum akhirnya diringkus di kawasan Pasir Koja. Kini, atas kejahatan keji yang menghilangkan nyawa orang lain itu, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

---

Previous Post Next Post