
KRP red / kab.Ciamis
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, kembali menjadi sorotan tajam setelah muncul keluhan mengenai kualitas makanan. Belum genap 24 jam dari hebohnya temuan sayur basi, kini giliran menu olahan daging ayam yang dikeluhkan beraroma tidak sedap. Hal ini memicu pihak sekolah untuk mengembalikan seluruh paket makanan dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPGK) Tineung sebagai langkah kehati-hatian guna mencegah gangguan kesehatan pada siswa.
Menanggapi aduan tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama Dinas Kesehatan Ciamis dan Puskesmas Pamarican langsung melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke lokasi dapur pengolahan. Selain permasalahan aroma daging ayam yang dinilai tidak layak konsumsi, tim sidak juga menemukan masalah serius terkait sanitasi dan kebersihan lingkungan dapur akibat penumpukan cairan limbah pada saluran drainase utama.
Atas rangkaian insiden ini, perwakilan yayasan pengelola Dapur SPPGK Tineung menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan melakukan perbaikan manajemen secara menyeluruh. Pihak pengelola berjanji akan memberikan teguran keras kepada mitra serta mengganti sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan teknologi biotech. Masyarakat pun mendesak adanya pengawasan yang lebih ketat dan berkala agar program gizi nasional ini dapat berjalan dengan aman dan higienis.