Full width home advertisement

Memuat berita...

Post Page Advertisement [Top]



Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis memastikan bahwa ketersediaan barang pokok penting (bapokting) di wilayah tersebut berada dalam kondisi aman dan terkendali setelah momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepastian ini diperoleh setelah tim Satgas melakukan pemantauan langsung terhadap stok dan harga di Pasar Manis Ciamis guna mengantisipasi potensi kelangkaan atau lonjakan harga.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai instansi, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perum Bulog, hingga UPTD Pasar Ciamis. Berdasarkan keterangan Ketua Satgas Pangan Kabupaten Ciamis, AKP Charsono, hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum stok barang kebutuhan pokok di pasar masih sangat kondusif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

Meskipun kondisi umum terkendali, Satgas menemukan adanya keterbatasan stok pada komoditas minyak goreng bersubsidi, yaitu Minyakita. Sebagai langkah antisipasi, pihak Satgas Pangan segera berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk mempercepat proses distribusi Minyakita, khususnya ke para pedagang di Pasar Manis Ciamis agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.

Sementara itu, untuk komoditas beras, harga di pasar terpantau masih stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Khusus untuk beras program SPHP, harganya dipastikan tetap di angka Rp12.500 per kilogram, dan stok beras tersebut dinyatakan aman untuk seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

No comments:

Post a Comment


Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib