Full width home advertisement

Memuat berita...

Post Page Advertisement [Top]

(KRP_NET/CIAMIS)
Para petani di wilayah Kelurahan Imbanagara, Kecamatan Ciamis saat ini sedang menghadapi ancaman yang tidak biasa bagi keberlangsungan lahan pertanian mereka. Ancaman tersebut datang dari serangan gerombolan monyet liar.


Fenomena ini tentu menjadi perhatian serius bagi warga setempat, mengingat hewan-hewan tersebut merusak berbagai tanaman yang menjadi sumber mata pencaharian mereka. Lahan yang siap panen pun menjadi sasaran empuk kawanan monyet.

Salah seorang petani jagung di Imbanagara, Agus, membagikan ceritanya mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami oleh dirinya dan warga sekitar. Ia menuturkan bahwa tanaman jagung miliknya menjadi korban keganasan kawanan tersebut.

Menurut kesaksian Agus, peristiwa penyerangan yang terbaru terjadi pada hari Senin sekitar pukul 09.00 pagi. Kawanan monyet tersebut turun secara tiba-tiba ke area perkebunan warga.

Jumlah monyet yang terlibat dalam serangan tersebut diperkirakan tidak sedikit, melainkan mencapai sekitar 60 ekor. Jumlah yang besar ini membuat para petani kesulitan untuk menghalau mereka sendirian.

Agus juga menjelaskan bahwa peristiwa serangan hama monyet ini bukanlah yang pertama kali terjadi di wilayah mereka. Kejadian serupa sudah berulang kali menimpa para petani setempat sejak awal musim tanam.

Tercatat, setidaknya sudah enam kali lahan pertanian warga di wilayah Kelurahan Imbanagara tersebut diserang oleh kawanan monyet. Intensitas serangan yang tinggi ini kian menyulitkan posisi petani.

Akibat dari serangan yang terjadi secara beruntung tersebut, kerugian materi yang harus ditanggung oleh para petani di Imbanagara Ciamis dinilai cukup besar.

Hampir seluruh jenis tanaman habis dirusak atau dikonsumsi oleh kawanan monyet tersebut, mulai dari tanaman jagung, kacang tanah, singkong, hingga tanaman ubi yang siap dipanen.

Melihat kondisi yang terus merugikan ini, Agus bersama para petani lainnya sangat berharap adanya langkah serta tindakan nyata dari pihak berwenang yang memiliki kapasitas menangani konflik satwa ini.

Secara khusus, dirinya meminta kepada instansi atau pihak terkait untuk segera mengambil tindakan untuk menyingkirkan atau merelokasi gerombolan monyet tersebut dari area pertanian warga.

Para petani diliputi rasa khawatir bahwa kawanan monyet tersebut akan kembali menyerang dan menghabiskan sisa tanaman mereka jika tidak segera ditangani, terlebih karena wilayah perkebunan tersebut menyediakan banyak sumber makanan bagi kawanan monyet.

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib