Kebakaran lahan melanda kawasan kaki Gunung Putri, tepatnya di Blok Cijolang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Senin (20/7) sore.
Percikan api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.00 WIB membakar semak belukar, ilalang, hingga rumpun bambu yang mengering akibat musim kemarau.
Terpaan angin kencang dan vegetasi yang kering membuat kobaran api cepat membesar dan merambat hingga ke sebagian lahan jagung milik warga setempat.
Camat Tarogong Kaler bersama tim gabungan (BPBD, Damkar, TNI, Polri, BKSDA, MPA, dan warga) langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan secara manual serta mengerahkan unit *water supply*.
Setelah perjuangan ekstra selama lebih dari 4 jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan pada area terdampak seluas 1 hektar.
Sementara itu di lokasi terpisah, peristiwa kebakaran lain menghanguskan gudang penyimpanan air minum dalam kemasan (AMDK) merk Cleo di Dusun Ciheras, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, pada Selasa (21/7) siang.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB tersebut bermula dari suara ledakan keras di area atas dapur saat Kepala Cabang Gudang sedang menerima tamu.
Api dengan cepat merambat ke bagian atas bangunan akibat hembusan angin yang kencang, sehingga karyawan fokus mendahulukan penyelamatan dokumen penting, komputer, dan kendaraan operasional.
Kendati tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut, kebakaran gudang di Pangandaran mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
---


No comments:
Post a Comment